Penolakan Kerja Sama Presiden AS Terpilih Joe Biden

Penolakan Kerja Sama Presiden AS Terpilih Joe Biden

Penolakan Kerja Sama Presiden AS Terpilih Joe Biden

Dayofcourage.org – Beberapa badan penguasa Amerika Sindikat membuktikan kesungkanan apalagi antipati berterus terang buat bertugas serupa dengan regu peralihan Kepala negara AS tersaring Joe Biden, salah satunya Unit Pertahanan.

Regu peralihan Kepala negara Amerika Sindikat tersaring Joe Biden mengatakan rasa frustrasinya pada Jumat( 18 atau 12) kepada tingkatan kegiatan serupa yang mereka dapat dari para administratur yang ditunjuk dengan cara politik di Unit Pertahanan AS, Associated Press memberi tahu. Mereka berkata kalau sudah terdapat“ penghentian tiba- tiba dalam kegiatan serupa yang telah berjalan dengan cara terbatas di situ”.

Penolakan Kerja Sama Presiden AS Terpilih Joe Biden

Regu peralihan Biden sudah berjumpa dengan para administratur dari bermacam badan buat memperoleh kajian mendetail mengenai program serta tantangan yang hendak diwariskan pada rezim terkini. Cara itu tertunda kala Administrasi Layanan Biasa( GSA) menyangkal buat menghasilkan kejelasan sah kalau Biden sudah memenangkan Pilpres AS 2020. Janji itu terjalin sebab Kepala negara AS Donald Trump, administratur yang ditunjuknya mengetuai GSA, menyangkal buat berterus terang takluk dalam pemilu.

Ketua administrator peralihan Yohannes Abraham mengatakan pada badan alat kalau regu pengawas badan di regu peralihan Biden di Unit Pertahanan AS mengenali pertemuan pada Kamis( 17 atau 12)“ dibatalkan” serta lekas melaporkannya. Abraham melangsungkan pertemuan serta memohon data buat lekas dilanjutkan.

“ Kekalahan buat bertugas serupa bisa memunculkan akibat sehabis Januari 2021,” jelas Abraham, diambil dari Associated Press.

Pentagon pada Jumat( 18 atau 12) mengantarkan evaluasi berlainan. Mereka menghasilkan statment yang berkata terdapatnya“ sela waktu liburan yang disetujui bersama”, yang diawali pada Sabtu( 19 atau 12).

Para administratur pertahanan berbicara kalau sebagian beberapa pertemuan sudah ditunda alhasil para personel unit bisa berkonsentrasi pada permasalahan yang terpaut dengan mungkin penutupan beberapa penguasa pada Jumat( 18 atau 12) malam bila Kongres AS tidak bisa membenarkan hukum dorongan endemi COVID- 19. Kongres mengesahkan RUU pengeluaran sedangkan 2 hari pada Jumat( 18 atau 12) malam serta menghindari penutupan rezim. Para administratur pertahanan AS berdialog dengan ketentuan anonim buat mangulas estimasi dalam, Associated Press menulis.

“ Fokus penting kita dalam 2 minggu ke depan merupakan mensupport permohonan berarti buat data” mengenai Operation Warp Speed serta endemi COVID- 19 buat“ menjamin peralihan yang sempurna”, bagi penjabat Menteri Pertahanan AS Christopher Miller.

“ Supaya aku perjelas: Tidak terdapat liburan yang disetujui bersama,” menanggapi Abraham.“ Kenyataannya, kita pikir berarti kalau advis serta pertemuan yang lain bersinambung sepanjang rentang waktu ini sebab tidak terdapat durasi senggang.”

Baca Juga : Joe Biden telah merilis Pejabat Tinggi

Miller ditunjuk lebih dari 5 minggu kemudian sehabis Trump memecat kepala Pentagon dikala itu Mark Esper. Miller dengan kilat mengubah beberapa advokat kebijaksanaan paling atas dengan para loyalis Trump yang bisa jadi kurang mau ataupun tidak bisa ikut serta dengan cara efisien dalam cara peralihan ke rezim Biden.

Miller berkata kalau Unit Pertahanan AS senantiasa berkomitmen buat peralihan penuh serta tembus pandang, dan bertugas buat menjadwal balik dekat 20 tanya jawab dengan 40 administratur sampai sehabis 1 Januari 2020. Ia mengatakan Unit Pertahanan AS sudah melaksanakan 139 tanya jawab serta sediakan 5. 300 laman data non- publik ataupun rahasia.

Abraham menerangkan kalau regu peralihan Biden tidak puas dengan ketetapan itu. Biden hendak dilantik jadi kepala negara Amerika Sindikat pada 20 Januari 2021 petang.

“ Telah banyak lembaga serta unit yang menyediakan alterasi data serta pertemuan sepanjang sebagian minggu terakhir,” tegas Abraham, dikutip dari Associated Press.“ Ada beberapa antipati, salah satunya Unit Pertahanan AS.”