Joe Biden Tepis Kritik Soal Kekacauan Evakuasi di Afghanistan

Joe Biden Tepis Kritik Soal Kekacauan Evakuasi di Afghanistan Presiden AS Joe Biden menepis kritik terhadap evakuasi pasukan dan warga sipil yang kacau di Afghanistan dan menyebut operasi itu “sangat berbahaya.”

Joe Biden Tepis Kritik Soal Kekacauan Evakuasi di Afghanistan

Dayofcourage – Ini termasuk janji untuk membawa warga Afghanistan dan penduduk lokal yang ingin pergi ke Amerika Serikat.

“Tidak diragukan lagi, misi evakuasi ini berbahaya. Ini membawa risiko bagi tentara kami dan dilakukan dalam keadaan sulit,” kata Joe Biden, yang menjawab pertanyaan media.

Baca Juga : Senat Loloskan Paket Infrastruktur Raksasa Biden US$ 1 T

Biden menepis kritik bahwa pemerintahnya keliru menilai kecepatan di mana Taliban menguasai Afghanistan dan penundaan evakuasi orang Amerika dan sekutunya.

Dia mengatakan pengangkutan udara adalah salah satu yang paling sulit, kecuali kekhawatiran AS tentang kemungkinan serangan militer di Kabul.

“Saya tidak bisa menjanjikan apa hasil akhirnya, atau tidak ada risiko kerugian, tetapi sebagai Panglima, saya dapat menjamin bahwa saya akan memobilisasi semua sumber daya yang saya butuhkan,” kata Biden.

Baca Juga : Pertamina Temukan Sumur Migas Baru di Kepulauan Seribu

Amerika Serikat berusaha mati-matian untuk mengevakuasi ribuan orang dari Afghanistan sebelum batas waktu 31 Agustus. Namun, Biden mengatakan minggu ini bahwa pasukan AS di Bandara Kabul, yang telah mengamankan keselamatan evakuasi, dapat tinggal lebih lama jika diperlukan.

Biden mengatakan pihak berwenang AS terus berhubungan dengan Taliban. Dia memperingatkan kelompok itu, “Serangan terhadap pasukan kami dan masalah dengan operasi kami di bandara akan ditangani dengan segera dan penuh semangat.”

Penolakan Kerja Sama Presiden AS Terpilih Joe Biden

Penolakan Kerja Sama Presiden AS Terpilih Joe Biden

Penolakan Kerja Sama Presiden AS Terpilih Joe Biden

Dayofcourage.org – Beberapa badan penguasa Amerika Sindikat membuktikan kesungkanan apalagi antipati berterus terang buat bertugas serupa dengan regu peralihan Kepala negara AS tersaring Joe Biden, salah satunya Unit Pertahanan.

Regu peralihan Kepala negara Amerika Sindikat tersaring Joe Biden mengatakan rasa frustrasinya pada Jumat( 18 atau 12) kepada tingkatan kegiatan serupa yang mereka dapat dari para administratur yang ditunjuk dengan cara politik di Unit Pertahanan AS, Associated Press memberi tahu. Mereka berkata kalau sudah terdapat“ penghentian tiba- tiba dalam kegiatan serupa yang telah berjalan dengan cara terbatas di situ”.

Penolakan Kerja Sama Presiden AS Terpilih Joe Biden

Regu peralihan Biden sudah berjumpa dengan para administratur dari bermacam badan buat memperoleh kajian mendetail mengenai program serta tantangan yang hendak diwariskan pada rezim terkini. Cara itu tertunda kala Administrasi Layanan Biasa( GSA) menyangkal buat menghasilkan kejelasan sah kalau Biden sudah memenangkan Pilpres AS 2020. Janji itu terjalin sebab Kepala negara AS Donald Trump, administratur yang ditunjuknya mengetuai GSA, menyangkal buat berterus terang takluk dalam pemilu.

Ketua administrator peralihan Yohannes Abraham mengatakan pada badan alat kalau regu pengawas badan di regu peralihan Biden di Unit Pertahanan AS mengenali pertemuan pada Kamis( 17 atau 12)“ dibatalkan” serta lekas melaporkannya. Abraham melangsungkan pertemuan serta memohon data buat lekas dilanjutkan.

“ Kekalahan buat bertugas serupa bisa memunculkan akibat sehabis Januari 2021,” jelas Abraham, diambil dari Associated Press.

Pentagon pada Jumat( 18 atau 12) mengantarkan evaluasi berlainan. Mereka menghasilkan statment yang berkata terdapatnya“ sela waktu liburan yang disetujui bersama”, yang diawali pada Sabtu( 19 atau 12).

Para administratur pertahanan berbicara kalau sebagian beberapa pertemuan sudah ditunda alhasil para personel unit bisa berkonsentrasi pada permasalahan yang terpaut dengan mungkin penutupan beberapa penguasa pada Jumat( 18 atau 12) malam bila Kongres AS tidak bisa membenarkan hukum dorongan endemi COVID- 19. Kongres mengesahkan RUU pengeluaran sedangkan 2 hari pada Jumat( 18 atau 12) malam serta menghindari penutupan rezim. Para administratur pertahanan AS berdialog dengan ketentuan anonim buat mangulas estimasi dalam, Associated Press menulis.

“ Fokus penting kita dalam 2 minggu ke depan merupakan mensupport permohonan berarti buat data” mengenai Operation Warp Speed serta endemi COVID- 19 buat“ menjamin peralihan yang sempurna”, bagi penjabat Menteri Pertahanan AS Christopher Miller.

“ Supaya aku perjelas: Tidak terdapat liburan yang disetujui bersama,” menanggapi Abraham.“ Kenyataannya, kita pikir berarti kalau advis serta pertemuan yang lain bersinambung sepanjang rentang waktu ini sebab tidak terdapat durasi senggang.”

Baca Juga : Joe Biden telah merilis Pejabat Tinggi

Miller ditunjuk lebih dari 5 minggu kemudian sehabis Trump memecat kepala Pentagon dikala itu Mark Esper. Miller dengan kilat mengubah beberapa advokat kebijaksanaan paling atas dengan para loyalis Trump yang bisa jadi kurang mau ataupun tidak bisa ikut serta dengan cara efisien dalam cara peralihan ke rezim Biden.

Miller berkata kalau Unit Pertahanan AS senantiasa berkomitmen buat peralihan penuh serta tembus pandang, dan bertugas buat menjadwal balik dekat 20 tanya jawab dengan 40 administratur sampai sehabis 1 Januari 2020. Ia mengatakan Unit Pertahanan AS sudah melaksanakan 139 tanya jawab serta sediakan 5. 300 laman data non- publik ataupun rahasia.

Abraham menerangkan kalau regu peralihan Biden tidak puas dengan ketetapan itu. Biden hendak dilantik jadi kepala negara Amerika Sindikat pada 20 Januari 2021 petang.

“ Telah banyak lembaga serta unit yang menyediakan alterasi data serta pertemuan sepanjang sebagian minggu terakhir,” tegas Abraham, dikutip dari Associated Press.“ Ada beberapa antipati, salah satunya Unit Pertahanan AS.”

Joe Biden telah merilis Pejabat Tinggi

Joe Biden telah merilis Pejabat Tinggi

Joe Biden telah merilis Pejabat Tinggi

Dayofcourage.org – Kepala negara Amerika Sindikat tersaring Joe Biden sudah mengeluarkan sebaris calon menteri serta administratur besar buat memimpin beberapa pandangan di dasar pemerintahannya yang hendak tiba, Angkatan laut(AL) Jazeera memberi tahu. Penunjukan yang diusulkan Biden itu tiba bersamaan Kepala negara AS Donald Trump lalu menyangkal buat membenarkan hasil Pilpres AS 2020, walaupun Biden diproyeksikan berhasil berkilau.

Pencalonan yang diumumkan Biden pada Senin( 23 atau 11) tercantum beberapa mantan menteri serta administratur besar dalam rezim mantan Kepala negara AS Barack Obama, kala Biden berprofesi selaku delegasi kepala negara. Banyak pencalonan itu sudah lama jadi advokat serta orang keyakinan Biden. Biden diharapkan buat mencalonkan kombinasi calon liberal, berimbang, serta apalagi sebagian politisi Partai Republik dikala beliau berupaya buat melegakan aliansi yang besar, Politico menulis.

Joe Biden telah merilis Pejabat Tinggi

Calon Menteri Luar Negara AS Antony Blinken( 58 tahun) sempat berprofesi selaku delegasi menteri luar negara serta delegasi advokat keamanan nasional sepanjang rezim Barack Obama- Joe Biden. Blinken pula sudah jadi advokat Biden mengenai kebijaksanaan luar negara semenjak 2002. Beliau diharapkan hendak mengetuai kembali bergabungnya AS dengan Badan Kesehatan Bumi( World Health Organization) serta Perjanjian Hawa Paris, dan menghidupkan kembali perjanjian nuklir Iran JCPOA.

Calon Menteri Keamanan Dalam Negara AS Alejandro Mayorkas yakni mantan delegasi menteri di Unit Keamanan Dalam Negara AS masa Obama. Bila dikonfirmasi, Mayorkas hendak jadi orang Latin awal serta atasan kelahiran asing awal di unit yang dibangun berakhir kejadian 11 September 2001.

Calon Ketua Intelijen Nasional Avril Haines merupakan delegasi Advokat Keamanan Nasional di masa Obama. Haines tadinya yakni wanita awal yang berprofesi selaku delegasi ketua CIA serta hendak jadi wanita awal yang berprofesi selaku ketua intelijen nasional.

Calon Advokat Keamanan Nasional Jake Sullivan berprofesi selaku advokat keamanan nasional Biden sepanjang rezim Obama serta pula selaku delegasi kepala karyawan Menteri Luar Negara AS Hillary Clinton. Sullivan menjajaki dialog rute balik rahasia dengan Iran yang membidik pada perjanjian nuklir global Konsep Kelakuan Menyeluruh Bersama( JCPOA) 2015.

Calon Delegasi Besar AS Buat PBB Linda Thomas- Greenfield yakni duta paling tinggi masa Obama di Afrika sepanjang 2013- 2017. Ia mengetuai kebijaksanaan AS di area sub- Sahara Afrika sepanjang wabah Ebola Afrika Barat, tadinya berprofesi selaku Delegasi Besar AS buat Liberia dan sempat ditempatkan di Swiss, Pakistan, Kenya, Gambia, Nigeria, serta Jamaika.

Calon Menteri Finansial Janet Yellen bertahun- tahun bertugas di sistem Federal Reserve AS, tercantum selaku pimpinan sepanjang 2014- 2018. Yellen, arahan wanita awal di Federal Reserve, pula hendak jadi Menteri Finansial AS wanita awal. Yellen sempat berprofesi selaku pimpinan Badan Advokat Ekonomi mantan Kepala negara AS Bill Clinton sepanjang 1997- 1999.

Calon Barid Spesial Kepala negara Buat Hawa John Kerry yakni mantan Menteri Luar Negara AS di dasar kepresidenan Obama. Posisi terkini Kerry kali ini ialah awal kalinya seseorang badan dewan menteri ditunjuk spesial buat permasalahan darurat hawa. Kerry( 76) sudah menolong membincangkan akad hawa Paris pada 2015, yang bermaksud kurangi emisi di semua bumi.

Baca Juga : USTDA Menyambut Indonesia Sebagai Mitra Ke-13-nya

Tidak hanya serangkaian julukan akan menteri serta administratur besar yang sudah ditunjuk buat memuat dewan menteri Biden, selanjutnya ini Politico mengeluarkan catatan nama- nama calon sedangkan yang diunggulkan buat diseleksi Biden. Nama- nama mereka diucap bersumber pada pada puluhan obrolan dengan para pembantu serta kawan dekat Biden, sampai golongan pelobi serta para karyawan di Capitol Hill.

Selaku calon kokoh Menteri Pertahanan AS, Michele Flournoy sempat berprofesi selaku delegasi menteri pertahanan buat kebijaksanaan dalam rentang waktu awal Obama.

Sebagian julukan yang lain yang ikut tersebar dalam pasar uang calon menteri serta administratur besar dalam dewan menteri Biden, bagi informasi Politico, yakni Doug Jones, Michelle Lujan Grisham, Eric Garcetti, Meg Whitman, Ernest Moniz, Tom Udall, Heidi Heitkamp, Julie Su, Alvin Brown, Lily Eskelsen Garcia, calon pencalonan kepala negara dari Partai Demokrat Pete Buttigieg, sampai Jimmy Gomez serta Mary Nichols.