Dukung Pemberdayaan UMKM, BRI Sosialisasi PP No. 7/2021 pada Nasabah

Dukung Pemberdayaan UMKM, BRI Sosialisasi PP No. 7/2021 pada Nasabah

Dukung Pemberdayaan UMKM, BRI Sosialisasi PP No. 7/2021 pada Nasabah

 

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tak wajib risau kembali akan hadapi prosedur yang rumit dan panjang untuk mengembangkan bisnisnya. Saat ini, pemerintah telah mengatur dan beri tambahan beraneka kemudahan bagi UMKM, sebagaimana diatur didalam PP No. 7/2021 mengenai Kemudahan, Pelindungan, dan juga Pemberdayaan Koperasi dan UMKM sebagai aturan turunan UU Cipta Kerja.
Pasang Bola
Dalam menopang implementasi PP No. 7/2021, BRI berkolaborasi bersama dengan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop & UKM), Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham, Kantor Staf Presiden (KSP), dan juga Dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat dan Kota Bandung untuk melaksanakan sosialisasi secara tatap muka, bersama dengan selalu mematuhi protokol kesehatan, kepada puluhan pelaku UMKM binaan Bank BRI di kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (6/4/2021).

Kehadiran PP No. 7/2021 menanggung kemudahan bagi pelaku UMK untuk mengurus izin usaha, standarisasi produk, dan juga sertifikat product halal. Seluruh dokumen tersebut mampu diurus dan didapatkan pelaku UMK lewat fasilitas daring dan tanpa disita ongkos sedikitpun.

Selain mengatur kemudahan perizinan, pemerintah termasuk meyakinkan alokasi Kredit dan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk UMKM akan selalu tersedia. Jaminan ini diberikan untuk memastikan, sehingga tak ada kembali UMKM yang ada masalah untuk mendapat akses modal dan pengembangan usaha ke depannya.

Sebagai bank yang mayoritas nasabahnya adalah pelaku UMKM, BRI berkomitmen untuk menopang implementasi PP No. 7/2021 di lapangan. Komitmen BRI ini apalagi telah muncul jauh sebelum akan aturan mengenai kemudahan dan pengadaan beraneka fasilitas bagi UMKM lahir.

“Selama ini, BRI telah sediakan banyak akses pembiayaan untuk UMKM yang terjangkau dan enteng pengajuannya. Kami menopang percepatan implementasi aturan tersebut lebih-lebih didalam menopang kemudahan, bantuan dan pemberdayaan UMKM untuk mampu mendorong terciptanya UMKM yang berkualitas,” ujar Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari.

Supari menambahkan, BRI telah sediakan beragam product pembiayaan khusus bagi UMKM seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro sampai Kecil, Kupedes, Kredit Modal Kerja (KMK), Kredit Investasi (KI), dan juga kredit khusus UMKM Mitra BRI dan subsidi bunga pembiayaan untuk UMKM yang layak mendapatkannya.

Fasilitas pembiayaan yang dihidangkan BRI bagi pelaku UMKM mampu diperoleh mulai dari plafon tidak cukup dari Rp10 juta, lewat product KUR Super Mikro. Bunga yang berlaku pada KUR BRI ini adalah 6 prosen per tahun, bersama dengan jangka kala sampai maksimal 5 tahun.

Pelaku usaha ultra mikro dan mikro tak wajib mempersiapkan agunan untuk mendapat bantuan permodalan dari BRI. Kemudian, untuk pelaku usaha kecil agunan yang disyaratkan akan sesuai bersama dengan kemampuan calon nasabah.

Pelaku UMKM yang telah berkembang termasuk mampu mendapat fasilitas pembiayaan BRI lewat beraneka product seperti KMK dan KI bersama dengan prosedur pengajuan sederhana. Bagi pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19, BRI sediakan product khusus bernama KMK Tangguh. Melalui KMK Tangguh, nasabah akan mendapat fasilitas kredit berbiaya rendah (0,75 prosen dari plafon) dan pinjaman sampai maksimal Rp10 miliar.

Supari beri tambahan bahwa pengajuan kredit khusus UMKM di BRI kala ini mampu diajukan cukup lewat telephone genggam masing-masing pelaku usaha. Asalkan telah punya Nomor Induk Berusaha (NIB) dan persyaratan lainnya, maka proses pencairan kredit kita jamin enteng dan cepat. Kami termasuk sediakan beraneka program inkubasi dan juga pelatihan untuk UMKM yang hendak berkembang dan go international.

“Semua akan kita bantu lewat program BRIncubator dan juga pelatihan teratur para agen BRILink di tiap tiap daerah. Kehadiran PP No. 7/2021 dan beraneka product pembiayaan yang terjangkau dari BRI diharapkan mampu menumbuhkembangkan UMKM di Indonesia, sehingga nantinya akan makin banyak pelaku usaha mampu punya energi saing tinggi,” tuturnya.